GALAXI IS MY LIVE!!!

GALAXI IS MY LIVE!!!
niki blog-ipun lare-lare GALAXI sesarengan..

GALAXI

Senin, 09 November 2009

GALAXY COUPLE

Kayaknya rada basi eo mbahas saiki secara udah banyak yang tawu kalo temen sekelas kita banyak yg terlibat cinlox (cinta ra ilox) hehehe.... Seperti ynag kita ketahui banyak sekalli pasangan bahkan ada juga yg melakukan poligami maupun poliandri. Contohnya saja Yogi... yang di perebutkan oleh gera,cahya dan praba...dan mah banyak pasangan lain. Namun setelah melalui tahap seleksi yg panjang, rumit, mendebarkan, menghebohkan akhirnya terppilih pasangan YUNMAT (YUNi MAMAT) dan RATDIT (RATNA DIDIT).
Kedua pasangan ini mempunyai kelebihan masing2. YUNMAT kombinasi antara Yuni rocker!!! (pencilakan, hiper aktif n pede abiz)dengan Mamat yang super kalem plus ngantukan (Sorry mat). Ratna n Didit pasangan yang malu2 apa malu2in eo???? (unidentificated. Yang jelas Radit dan Radna sudah melalui proses perkawinan yang sah(dari sudut pandang Galaxers. Kita doakan saja langeng. Bagi mereka yang sedang berpoligami segera putuskan pilihan. Wokey!!!
(sorry buat pasangan yang terlibat)

Read more...

Kamis, 05 November 2009

Ramalan Kiamat tahun 2060-an

Tidak ada yang tahu pasti kapan kiamat akan datang, namun bolehlah kita menduga-duga kapankah kiamat itu terjadi agar kita bisa lebih mempersiapkan diri. Yang saya ketahui umur bumi ini sudah sangat tua dan kita sekarang sudah berada pada masa akhir zaman. Ada 3 sumber atau teori dibawah tentang kapan kiamat akan datang, dan ternyata mengarah ke tahun 2060-an.

Silahkan baca lebih lanjut mengenai masing-masing teorinya.

1. Ramalan Issac Newton tentang Akhir Dunia

Isaac Newton, yang dalam novel Dan Brown “The Da Vinci Code” disebut-sebut sebagai salah seorang tokoh Illuminati Eropa abad pertengahan yang melawan dogma gereja soal gravitasi bumi, ternyata diketahui memiliki sebuah manuskrip rahasia.

Manuskrip ini berisi ramalan Newton tentang akhir dunia, yang diambil dari berbagai kitab-kitab kuno dan juga Injil Daniel.

Dari sejumlah literatur diketahui bahwa selain menyukai fisika dan matematika, Newton juga tekun mendalami ilmu-ilmu religi, simbol, dan juga ramalan. Yang terakhir ini mendekatkannya kepada perkumpulan-perkumpulan ilmuwan Eropa Kabalah abad pertengahan yang saat itu menjadi musuh bebuyutan gereja.

Sebagai seorang pengikut paham Heliosentris yang diturunkan oleh Aristarchus, Copernicus, dan kemudian Galilei-Galileo, Isaac Newton juga dimusuhi gereja. Secara diam-diam, Newton melakukan penghitungan matematis terhadap umur dunia dengan sumber-sumber dari berbagai kitab ramalan, sejarah, dan juga Alkitab itu sendiri. Newton mendapatkan hasil bahwa setelah Kerajaan Romawi Suci berlalu di tahun 800 M, maka harus ada waktu selang selama 1260 tahun untuk mendirikannya kembali. Hasilnya, Newton menulis, bahwa Kerajaan Romawi Suci akan berdiri dan ini akan menandai Hari Akhir Dunia, pada tahun 2060.

2. Saintis telah menjumpai sebuah planet yang lebih kecil daripada bumi yang menghantam ke bumi.. Ia telah dianggarkan bahawa planet itu akan melanggar bumi pada tahun 2014. Amerika akan mencoba untuk menukarkan orbitnya dengan menembaknya dengan sebuah roket… Dan saintis juga telah menjumpai sebuah planet yang juga akan menghentam bumi… Ia dianggarkan akan melanggar bumi dalam masa 60 tahun lagi.. Dan planet ini lebih besar daripada bumi… Jikalau ini benar, dunia akan musnah pada tahun 2065….

3. Beberapa hadits mengenai umur ummat Yahudi, Kristen, ummat Islam, diisyaratkan umur ummat Islam itu 1500 tahun. Sekarang sudah 1429 Hijriah, jadi tinggal 71 tahun lagi. Itu belum dipotong waktu perjuangan Muhammad ketika di Makkah, yang memakan waktu 13 tahun. Jadi umur ummat Islam tinggal kira-kira 58 tahun. Jikalau ini benar, bumi akan kiamat pada tahun 2066

Read more...

Senin, 02 November 2009

Kebohongan Neil Amstrong!!!

Kini, hampir 34 tahun setelah Pesawat Ulang Alik Apollo 11 kembali ke bumi, banyak orang meyakini semua yang terjadi adalah kebohongan NASA semata. Bahkan, NASA dituding memalsukan sejumlah misi luar angkasa lainnya. Kesangsian terhadap misi Mars seakan melengkapi kesangsian terhadap pendaratan dua astronot AS di bulan menggunakan pesawat Apollo 11. Serangkaian dugaan teori konspirasi menyebar luas.

Semua keberhasilan pendaratan NASA di bulan dituduh sebagai kebohongan dan manusia pada kenyataannya belum pernah mendarat atau menjejakkan kakinya di bulan. Di luar lapisan atmosfir bumi terdapat medan-medan radiasi yang sangat berbahaya. Bagaimana mungkin astronot dengan satu lapisan tipis timah di antara lapisan baju astronot bisa aman dari radiasi tersebut. Bahkan saat ketiga astronot tampil kembali setelah kembali dari ruang angkasa, tidak terlihat wajah letih layaknya melakukan perjalanan jauh. Kejanggalan dalam film ataupun foto yang dilansir NASA mengenai pendaratan di Bulan dikuak sejumlah kalangan. Para fotografer terkemuka mempertanyakan sejumlah foto kunci yang diambil para astronot melalui kamera yang dilekatkan di dada mereka. Sementara pencahayaan menggunakan cahaya alami dari matahari. Beberapa gambar yang dikeluarkan NASA semacam bendera Amerika Serikat (AS) yang berkibar, permukaan bulan tepat di bawah modul pendaratan tanpa kawah, serta adanya perbedaan jalur roda kendaraan dan jejak kaki, tampak sulit untuk dijelaskan. Keanehan terlihat pada sejumlah foto yang memperlihatkan bayangan benda yang saling bersilangan. Hal itu mengesankan ada berbagai sumber cahaya dan menafikan matahari sebagai satu-satunya sumber cahaya di bulan. Salah satu foto yang dikritisi adalah foto di mana Edwin "Buzz" Aldrin berdiri dengan matahari menyinari bahu kiri bagian atas. Namun, tampak terlalu banyak detail yang ditunjukkan sisi bagian kanan yang seharusnya gelap terkena bayangan. Bagian itu seharusnya lebih gelap dan tidak terlalu terlihat, mengingat kontras antara terang dan gelap di bulan lebih besar. Selain itu, dengan tidak adanya atmosfer yang akan menghalangi cahaya di bulan, semua foto seharusnya tampak terang, tegas dan jelas. Namun, permukaan tanah di balik Aldrin justru berangsur gelap, suatu efek yang secara teori seharusnya tidak terjadi di bulan. Berdalih NASA tentunya berdalih, efek ketiadaan warna itu dapat terjadi karena film kurang dapat menyesuaikan diri dibandingkan mata manusia. Selain itu objek di bulan tampak semakin gelap jika semakin menjauhi kamera. Lantas kejanggalan lain adalah objek aneh yang memantul dari helm Aldrin. Sejumlah ilmuwan memperkirakan itu adalah sebuah helikopter, sementara yang lain menduga itu adalah bangunan kaca setinggi 12 meter. Sementara NASA mengaku itu adalah bagian dari peralatan pendaratan di bulan. Kesalahan lain dari foto yang sama adalah Aldrin dalam posisi menghadap kamera dan berlatar belakang matahari. Anehnya helm sang astronot terlihat terang. Foto yang menunjukkan pendaratan modul di bulan juga tidak memperlihatkan adanya kawah yang seharusnya terjadi di permukaan bulan. Kawah itu (jika ada) yang mencirikan kerasnya semprotan lidah api dari mesin jet pendarat. Bahkan jika memang betul terjadi pendaratan di bulan, debu akan berterbangan termasuk menutupi kaki-kaki penjejak wahana pendarat. Sayangnya foto-foto menunjukkan kaki-kaki wahana tersebut bersih. Yang tampak hanya onggokan debu yang mungkin terbang selama pendaratan. Hal mengherankan juga terlihat pada foto pendaratan Apollo 11. Terlihat jejak kaki tepat di bawah modul pendaratan, meskipun belum ada siapapun yang berjalan di sana sebelum pesawat ulak alik itu mendarat. Pertanyaan lainnya adalah mengapa terdapat tulisan "Amerika Serikat" yang terlihat jelas di mana seharusnya merupakan bayangan. Sementara Aldrin sendiri sebelumnya mengatakan tidak ada pantulan cahaya di bulan. Hal itu membuktikan adanya sumber cahaya lain yang digunakan dalam pengambilan foto. Neil Armstrong juga dikabarkan pernah mendengar suara Azan di Bulan. Jangan-jangan dia memang hanya mengorbit di Bumi ketika film yang sudah disiapkan tengah ditayangkan. Ketika ia berada di suatu titik di atas permukaan Bumi, bersamaan dengan tibanya waktu solat, sehingga wajar ia mendengar azan karena masih berada di atmosfer Bumi. Para ahli fotografi menduga pemgambilan gambar dilakukan di dalam studio atau foto tersebut memang telah di-retouch. Sejumlah foto yang diambil dari beberapa misi pesawat ulang alik Apollo tidak pernah menunjukkan adanya cahaya bintang. Ketiadaan atmosfer di bulan seharusnya membuat bintang terlihat. Fakta itu dikonfirmasi Maria Blyzinsky, seorang kurator astronomi di Observatorium Greenwich, London. Ia memperkirakan, NASA tampaknya tak dapat menciptakan langit dalam studio mereka, sehingga memilih untuk menggelapkan bagian belakang. Namun, NASA sendiri menyatakan ketiadaan cahaya bulan karena sinar matahari terlalu kuat sehingga menghilangkan cahaya dari bintang. Sejumlah bukti dari pengamatan foto hasil pendaratan misi Apollo telah diungkapkan berbagai pihak, namun AS tak bergeming dan justru akan melanjutkan misi mereka di bulan. Bahkan Presiden AS, George Walker Bush baru-baru ini mencanangkan visi terbaru ru eksplorasi luar angkasa AS. Visinya antara lain menghendaki program ke bulan sekurangnya pada tahun 2015 atau tidak lebih dari 2020. Program tersebut akan digunakan sebagai batu loncatan untuk misi yang lebih ambisius. Bush menghendaki adanya serangkaian misi robot ke bulan --serupa dengan Spirit yang mengunjungi Mars-- untuk mengeksplorasi permukaan bulan sekurangnya awal 2008. Misi itu untuk meneliti dan mempersiapkan eksplorasi manusia ke sana. AS bahkan mencanangkan eksplorasi berawak ke bulan pada 2015 dengan tujuan menampatkan manusia untuk waktu yang lebih lama. NASA diproyeksikan akan memperoleh tambahan dana senilai 12 miliar dolar AS guna mewujudkan program itu. Akankah langkah selanjutnya menuju bulan membawa loncatan bagi peradaban manusia? Ataukah menuju kebohongan selanjutnya dan harus ditutupi kebohongan lain? Contohnya program perang bintang (Star Wars) yang digagas Presiden Ronald Reagan. Ternyata program tersebut hanya omong kosong yang tidak mungkin untuk diwujudkan.
sumber : id.shvoong.com/

Read more...

Tentang Blog Galaxi

Bermula atas prakarsa dari Eki B. M. untuk menyalurkan aspirasi dan kreativitas anak-anak GALAXI Smansa Poerdjo serta mengeratkan hubungan anak-anak Galaxi apalagi setelah anak-anak Galaxi insyaAllah lulus tahun 2010 dari SMA N 1 Purworejo yang tentu saja kami akan berpencar-pencar untuk meraih cita-cita kami; maka pada hari Jum'at, tanggal 9 Oktober 2009, alhamdulillah Adhimas Y. P. berhasil membuat blog Galaxi ini dengan baik.

Smg Blog Galaxi ini dpt m'eratkan hubungan kami, anak-anak Galaxi SMA N 1 PURWOREJO.
Amien.
Blogger Template SPECIALLY for GALAXI Smansa Poerdjo by adhimas-green4est's template.
GALAXI Smansa Poerdjo Edited by adhimas-green4est